Selamat Datang di Website BP3MI Sumatera Barat

Berita Utama

28 CPMI Program G to G Jepang Batch XX Ikuti Verifikasi Dokumen di BP3MI Sumatera Barat

05-06-2026 17:00

28 CPMI Program G to G Jepang Batch XX Ikuti Verifikasi Dokumen di BP3MI Sumatera Barat

Padang, KP2MI (04/06) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat melaksanakan kegiatan verifikasi dokumen Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Program Government to Government (G to G) Jepang Jabatani Nurse dan Careworker Batch XX yang berlangsung pada tanggal 2–4 Juni 2026 di Kantor BP3MI Sumatera Barat. 

Pada hari pertama, Selasa (2/6/2026), sebanyak 24 orang CPMI mengikuti proses verifikasi dokumen, sedangkan pada Rabu (3/6/2026) sebanyak 4 orang CPMI. Secara keseluruhan, terdapat 28 CPMI yang mengikuti proses verifikasi dokumen sebagai salah satu tahapan seleksi Program G to G Jepang. 

Kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaian dokumen peserta yang sudah diupload di website siskop2mi.bp2mi.go.id. Dokumen yang diperiksa meliputi KTP, ijazah pendidikan D3/D4/S1 Keperawatan, atau D3/S1 non-keperawatan yang dilengkapi sertifikat careworker dari lembaga pelatihan yang berwenang. 

Selain itu, peserta juga diwajibkan menunjukkan sertifikat kemampuan bahasa Jepang minimal level N5 atau setara JLPT yang diterbitkan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau lembaga kursus yang memiliki izin resmi dari Dinas Tenaga Kerja maupun Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 

Program G to G Jepang merupakan skema penempatan Pekerja Migran Indonesia yang dilaksanakan melalui kerja sama pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang. Melalui program ini, peserta yang memenuhi persyaratan akan memperoleh kesempatan bekerja secara legal, aman, dan terlindungi pada sektor kesehatan di Jepang sebagai Nurse maupun Careworker. 

Dari total 28 peserta yang mengikuti verifikasi dokumen, sebanyak 22 orang merupakan CPMI yang sebelumnya mengikuti Program Peningkatan Kapasitas SIPERANTAU (Sinergi Persiapan Bekerja Luar Negeri Melalui Pelatihan Bahasa dan Budaya), yaitu program pelatihan bahasa Jepang hasil kolaborasi antara BP3MI Sumatera Barat dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang yang diberikan secara gratis dengan masa pelatihan kurang lebih selama 2 (dua) bulan. Program ini menjadi salah satu inovasi Sumatera Barat dalam berupaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan calon pekerja migran asal Sumatera Barat agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui jalur penempatan yang aman dan prosedural. Selain itu juga terdapat peserta pelatihan Bahasa Jepang yang berkolaborasi dengan Migrant Center Universitas Negeri Padang (UNP). 

Kepala BP3MI Sumatera Barat Jupriyadi menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta pelatihan dalam seleksi G to G Jepang menunjukkan bahwa sinergi pelatihan vokasi dan peningkatan kemampuan bahasa asing menjadi faktor penting dalam mempersiapkan CPMI yang siap bekerja di luar negeri secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Kami mengapresiasi semangat para peserta yang telah mempersiapkan diri dengan baik, khususnya peserta Program SIPERANTAU. Ini menunjukkan bahwa peningkatan

kompetensi, terutama kemampuan bahasa asing, menjadi salah satu kunci untuk dapat mengakses peluang kerja yang berkualitas di luar negeri melalui jalur resmi," ujarnya. 

Lebih lanjut, Jupriyadi berharap semakin banyak generasi muda Sumatera Barat yang memanfaatkan program pelatihan dan penempatan resmi yang disediakan pemerintah sehingga dapat bekerja di luar negeri secara aman, prosedural, dan memiliki daya saing yang tinggi di pasar kerja global. 

BP3MI Sumatera Barat terus berkomitmen memberikan layanan informasi, fasilitasi, dan pelindungan kepada calon pekerja migran Indonesia melalui berbagai program peningkatan kompetensi dan skema penempatan resmi pemerintah, sehingga masyarakat dapat meraih kesempatan bekerja di luar negeri dengan aman dan prosedural. **(Humas/BP3MISumbar)