Padang, KP2MI (10/09) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat membuka kegiatan peningkatan kapasitas Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melalui Program SMK Go Global Batch 1 Gelombang II dengan jenis pelatihan Barista-Bahasa Inggris di Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Rabu (9/9/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membekali CPMI dengan keterampilan dan kemampuan Bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala BP3MI Sumatera Barat, Jupriyadi, menyampaikan bahwa sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua angkatan, masing-masing berjumlah 20 orang. Peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat, tetapi juga dari sejumlah provinsi, yakni dua peserta dari Sumatera Utara, masing-masing satu peserta dari Aceh, Bengkulu, dan Jambi.
“Keberagaman asal peserta menunjukkan bahwa Program SMK Go Global memiliki jangkauan yang semakin luas dalam membuka akses peningkatan kompetensi bagi masyarakat. Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang mereka di dunia kerja, termasuk ke pasar kerja global,” ujar Jupriyadi.
Sementara itu, Kepala BDI Padang, Hermawan Setyadhi, menekankan bahwa keberhasilan mengikuti pelatihan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Etika, kedisiplinan, sikap, dan tanggung jawab selama mengikuti proses pelatihan juga menjadi bagian penting dari kompetensi yang harus dimiliki peserta.
“Selama mengikuti pelatihan, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta senantiasa menjaga sikap dan etika. Keterampilan teknis memang penting, tetapi sikap, kedisiplinan, dan etika juga merupakan bagian dari kompetensi yang harus dimiliki untuk memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Pelatihan Barista-Bahasa Inggris ini merupakan pelatihan kedua yang dilaksanakan BDI Padang setelah sebelumnya menyelenggarakan pelatihan Patisserie dan Food Service yang dimulai pada saat peluncuran Program SMK Go Global, 26 Agustus 2026.
Melalui pelatihan Barista-Bahasa Inggris, peserta dibekali keterampilan teknis di bidang barista sekaligus kemampuan Bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Perpaduan kedua kompetensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif, baik di dalam maupun luar negeri.
Peserta tidak hanya diarahkan untuk menguasai keterampilan membuat dan menyajikan minuman, tetapi juga memahami standar pelayanan, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menunjukkan sikap profesional. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan tenaga kerja, khususnya pada sektor hospitality.
Melalui pelatihan ini, peserta juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh secara profesional serta memiliki kesiapan untuk menghadapi lingkungan kerja dengan standar yang lebih luas.
Program SMK Go Global diharapkan dapat terus membuka akses peningkatan kapasitas bagi masyarakat dari berbagai daerah. Dengan keterampilan teknis dan kemampuan Bahasa Inggris yang berjalan beriringan, peserta diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang kerja dan bersaing di pasar kerja global. **(Humas/BP3MISumbar)
