TANGERANG — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menghadiri Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Nusantara Ballroom, Tangerang, Banten, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri P2MI Mukhtarudin juga menyempatkan diri untuk menerima audiensi atau silaturahmi dengan Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, serta Duta Besar RI untuk Portugal, Susi Marleny Bachsin, di Paviliun KP2MI (Booth KP2MI).
Selain itu, Menteri Mukhtarudin turut meninjau secara langsung aktivitas di booth SMK Go Global yang menjadi salah satu sorotan utama dalam pameran dagang berskala internasional ini.
Mengenai keikutsertaan dan progres program tersebut, Menteri P2MI Mukhtarudin menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia dalam ajang Trade Expo Indonesia ke-41 tahun 2026.
Menurut Menteri Mukhtarudin keikutsertaan dalam pameran rutin tahunan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi dagang, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk menjajaki peluang-peluang penempatan pekerja migran.
"Ini adalah event promosi sekaligus bagaimana kita menjajaki peluang-peluang penempatan kerja karena kita bertemu juga dengan bermacam-macam stakeholders baik di dalam maupun di luar negeri," ujar Menteri Mukhtarudin.
Menteri P2MI juga menegaskan bahwa forum ini sangat baik untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan, baik dari sisi penyiapan sumber daya manusia (SDM) di tanah air maupun dari sisi penempatannya.
Kehadiran booth KP2MI dan program SMK Go Global di TEI 2026 ini turut didukung oleh berbagai asosiasi mitra KADIN serta sejumlah kedutaan besar negara sahabat.
Selama pameran berlangsung, diselenggarakan pula berbagai agenda pendukung seperti job matching di area hall serta pertemuan-pertemuan bilateral guna menghasilkan kesepakatan-kesepakatan konkret bagi persiapan tenaga kerja di masa depan.
Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa program SMK Go Global yang merupakan bagian dari program prioritas pemerintahan (led by president) menjadi andalan utama dalam upaya ekspor tenaga terampil pada tahun 2026 ini.
Pihaknya menaruh harapan besar bahwa pelaksanaan pameran selama empat hari (14–18 Oktober 2026) ini dapat mendongkrak pencapaian job matching, memperluas perolehan lowongan pekerjaan.
"Ini penting dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi angkatan kerja Indonesia di kancah internasional," pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.*
