Selamat Datang di Website BP3MI Sumatera Barat

Berita Lainnya

Wamen Dzulfikar: BP3MI Harus Hadirkan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia yang Profesional dan Berintegritas

24-09-2026 09:24

Wamen Dzulfikar: BP3MI Harus Hadirkan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia yang Profesional dan Berintegritas

Bandar Lampung, KP2MI (23/9) - Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla melakukan kunjungan sekaligus pembinaan pegawai di Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kapasitas aparatur, serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pelindungan Pekerja Migran Indonesia di daerah berjalan selaras dengan kebijakan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Turut membersamai Wamen P2MI dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, Direktur Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fachri, serta Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Mocharom Ashadi.

Dalam pembinaan tersebut, Dzulfikar menyoroti pentingnya kualitas pelayanan aparatur sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara bagi calon Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia. Pelayanan yang diberikan di daerah juga menjadi salah satu titik penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kita harus memastikan negara benar-benar hadir. Kehadiran negara itu dirasakan melalui pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya Pekerja Migran Indonesia,” ujar Wamen Dzulfikar.

Karena itu, jajaran BP3MI didorong memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus menjaga integritas serta profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wamen Dzulfikar juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi KP2MI, BP3MI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar persoalan yang dihadapi calon Pekerja Migran Indonesia maupun Pekerja Migran Indonesia dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi harus diperkuat, karena pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan kerja bersama. Setiap unsur harus mengetahui perannya dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus,” tegasnya.

Selain pelayanan, BP3MI Lampung didorong memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai ketentuan. Edukasi tersebut penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan, perdagangan orang, maupun praktik penempatan yang tidak sesuai prosedur.

Upaya pelindungan juga perlu dilakukan sejak masyarakat mulai memiliki keinginan untuk bekerja ke luar negeri. Informasi mengenai proses penempatan, persyaratan, kompetensi, dokumen, serta hak dan kewajiban sebagai PMI perlu dapat diakses masyarakat secara jelas.

Karena itu, jajaran BP3MI diharapkan tidak hanya menunggu masyarakat datang untuk memperoleh layanan, tetapi juga aktif membangun komunikasi dan edukasi melalui berbagai kanal dan jejaring yang tersedia.

Penguatan sumber daya manusia aparatur turut menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Pegawai didorong terus meningkatkan kemampuan, memahami regulasi, serta mengikuti perkembangan kebutuhan pelayanan dan pasar kerja internasional.

“Kita ingin aparatur yang tidak hanya bekerja menyelesaikan tugas, tetapi memahami bahwa di balik setiap layanan ada masyarakat yang membutuhkan kepastian, perlindungan, dan kehadiran negara,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Wamen Dzulfikar untuk melihat secara langsung pelaksanaan tugas di lingkungan BP3MI Provinsi Lampung dan menerima masukan dari jajaran di daerah. Masukan tersebut menjadi bahan dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan dan pelayanan pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Menurutnya Lampung memiliki posisi strategis dalam ekosistem pekerja migran Indonesia. Karena itu, BP3MI Provinsi Lampung dinilai perlu terus diperkuat sebagai simpul pelayanan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia di daerah sekaligus bagian dari jaringan pelindungan Pekerja Migran Indonesia nasional.

Wamen Dzulfikar mendorong seluruh jajaran BP3MI Lampung menjaga soliditas, meningkatkan disiplin dan profesionalitas, serta memperkuat semangat melayani masyarakat.

“Kita harus bekerja dengan hati, bekerja dengan integritas, dan memastikan setiap kebijakan yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia,” pungkas Wamen Dzulfikar.*