Padang, (11/08) – Dalam upaya
meningkatkan literasi masyarakat terkait prosedur bekerja aman ke luar negeri,
Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat
menjalin kolaborasi strategis dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan
Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kerja sama ini
diwujudkan melalui penayangan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) BP3MI Sumbar pada
media luar ruang berbasis teknologi Digital
Out of Home (DOOH), yakni videotron milik Pemprov Sumbar yang tersebar di 8
titik strategis di wilayah Sumatera Barat.
Adapun lokasi
videotron tersebut berada di tiga titik strategis di Kota Padang, yaitu di
depan Istana Gubernur Sumatera Barat, Simpang Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al
Minangkabawi, serta Simpang Restoran Lamun Ombak (Jalan Khatib Sulaiman).
Sementara lima titik lainnya berada di daerah luar
Kota Padang, yakni Alahan Panjang, Kota Solok, Sawahlunto, Talawi,
dan Lubuk Sikaping (Pasaman).
Fasilitasi ini
membantu BP3MI Sumbar dalam memberikan informasi dan edukasi yang menjangkau masyarakat secara lebih luas,
sekaligus memastikan informasi mengenai prosedur dan pelindungan Pekerja Migran
Indonesia (PMI) dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.
Iklan ini mulai tayang pada Jumat, 08 Agustus 2025 dan akan berlangsung selama
kurang lebih satu minggu penayangan. Konten ILM yang ditayangkan memuat edukasi
tentang langkah-langkah bekerja aman ke luar negeri, prosedur resmi penempatan
pekerja migran Indonesia, serta himbauan untuk menghindari praktik penempatan
ilegal.
Kepala BP3MI
Sumatera Barat Jupriyadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan
Diskominfotik Provinsi Sumatera Barat.
"Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Diskominfotik Sumbar atas dukungan dan fasilitasi penayangan ILM. Fasilitasi videotron ini sangat membantu dalam memperluas jangkauan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dan kerja sama ini dapat terus berlanjut, demi melindungi calon pekerja migran Indonesia dan memberikan pemahaman yang tepat terkait prosedur bekerja aman ke luar negeri," ujarnya.
BP3MI Sumatera
Barat terus berkomitmen untuk mengembangkan berbagai strategi sosialisasi dan
edukasi publik, termasuk pemanfaatan teknologi melalui media luar ruang seperti
videotron, guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, cepat,
dan mudah diakses terkait peluang kerja ke luar negeri secara aman, resmi, dan
prosedural.**Humas/BP3MI Sumbar
