Selamat Datang di Website BP3MI Sumatera Barat

Berita Lainnya

Menteri BUMN: Tepuk Tangan untuk Pak Benny

10-07-2023 00:07

Menteri BUMN: Tepuk Tangan untuk Pak Benny

Jakarta, BP2MI (10/6) Kolaborasi terus dibangun Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu disampaikan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Senin (10/7/2023). Benny menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dirintis BP2MI selama ini dalam merealisasikan program.

‘’Keberpihakan Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN kepada pekerja migran Indonesia melalui BP2MI konsisten ditunjukkan. Ini luar biasa, kalau bukan Pak Erick yang Menteri BUMN, saya tak yakin BP2MI dan khususnya pekerja migran Indonesia dibantu. Fasilitas VVIP, serta program KUR, KTA itu bukti keberpihakan BUMN kepada anak-anak bangsa. Terima kasih Pak Erick,’’ ujar Benny dalam sambutannya di hadapan ratusan pekerja migran Indonesia.

Pada pelepasan pekerja migran Indonesia skema G to G dalam penempatan ke Korea Selatan dan Jerman itu, Benny menyampaikan pula ikhtiar negara untuk terus memperbaiki pelayanan kepada pekerja migran Indonesia tak henti-hentinya dilakukan. Benny menyebut negara benar-benar hadir untuk pekerja migran Indonesia.

‘’Sekarang derajat pekerja migran Indonesia diangkat. Sudah seperti Duta Besar yang mendapatkan Credentials Letter. Kemudian, di sisi lain sikap negara yang tak mau kompromi kepada sindikat benar-benar membuktikan keberpihakan ke pekerja migran Indonesia. Saya dan Pak Erick sebagai pembantu Presiden secara sadar menjalankan itu, melindungi pekerja migran Indonesia secara holistik,’’ tutur Benny.

Tak hanya itu, Erick Thohir saat menyampaikan sambutan motivasi menyampaikan sikap hormat kepada Benny Rhamdani yang dinilainnya layak mendapat apresiasi karena bekerja sepenuh hati untuk kemajuan pekerja migran Indonesia. Erick mengaku apa yang dilakukan Benny membuat transformasi di BP2MI berjalan cepat.

‘’Tepuk tangan untuk Pak Benny. Saya kenal beliau, sosok pekerja keras dan benar-benar tulus serta serius mengurus pekerja migran Indonesia. Kerja keras beliau inilah yang memudahkan, melancarkan perubahan-perubahan besar di instansi yang beliau pimpin. Tentu saya sebagai pembantu Presiden, ikut memberi support Pak Benny yang bekerja untuk pekerja migran Indonesia,’’ kata Erick tegas.

Kepada 977 orang pekerja migran dan calon pekerja migran di hotel Menara Peninsula, Erick juga mengingatkan agar pekerja migran Indonesia dapat menyesuaikan diri di negara penempatan. Erick berpesan sebagai warga dari negara yang besar, maka pekerja migran Indonesia harus menunjukkan sikap profesional dan mau menimbah ilmu di negara penempatan.

‘’Aset kalian bekerja di luar negeri nanti bukan sekedar mencari uang dan menabung. Tapi bagaimana menimba ilmu, mengambil hal-hal positif yang ada di Korea Selatan atau di Jerman untuk diterapkan di Indonesia kelak bila kembali ke tanah air. Ingat bekerjalah secara baik, benar dan profesional. Jaga nama baik Indonesia, harus pandai beradaptasi disana,’’ tutur Erick.

Tidak hanya itu, Menteri Erick Thohir membagikan pengalamannya kepada ratusan pekerja migran Indonesia. Menurut Erick orang sukses itu adalah mereka yang disiplin, tekun, dan mau menerima perubahan. Tidak berpuas diri dengan apa yang telah diraihnya.

‘’Kalian telah meninggalkan keluarga tercinta. Manfaatkan waktunya saat berada di luar negeri. Tidak mudah bekerja di negara orang, ini kemajuan dan perjuangan luar biasa. Saya berharap kalian bisa terapkan cara kerja disiplin dan ulet, kemudian jujur. Jangan merasa puas dengan prestasi yang diperoleh hari ini, tapi teruslah belajar,’’ tukas Erick. * * (Humas)